Showing posts with label Tips Memasak. Show all posts
Showing posts with label Tips Memasak. Show all posts

Saturday, December 31, 2016

Cara Memasak Bayam Yang Benar

Cara Memasak Bayam Yang Benar - Bayam! Duh siapa sih yang tidak mengenal sayuran yang satu ini? Rasanya semua kenal bukan?

Bahkan, bagi anak-anak, yang kebanyakan tidak terlalu suka dengan sayuran, dibandingkan dengan jenis sayuran yang lain, bayam termasuk sayuran yang cukup disukai oleh anak-anak. Selain itu, bayam juga dapat ditemukan dengan mudah di berbagai tempat seperti supermarket, minimarket, hingga pasar tradisional dan tukang sayur keliling.

Dan sama seperti kebanyakan sayuran, bayam juga sangat bergizi dan sehat untuk dikonsumsi. Kandungan yang ada di bayam juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh dan kesehatan anda. Apa saja sih manfaat bayam? Seperti yang dilansir oleh manfaat.co.id, berikut ini 8 Manfaat Bayam Bagi Tubuh!


Baca Juga : Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau dan Empuk

8 Manfaat Bayam Bagi Tubuh



1. Penting untuk menjaga kesehatan mata
Bayam merupakan salah satu sayuran yang sangat tinggi kandungan vitamin A, kita ketahui bahwa vitamin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mata agar penglihatan tetap baik.

2. Menjaga kesehatan tulang
Vitamin K pada bayam membantu penyerapan kalsium yang baik bagi tulang. Pada orang-orang yang telah lanjut usia sangat rentan terkena penyakit osteoporosis, maka dari itu sangat penting mengkonsumsi bayam dan apalagi pada anak-anak yang sedang tumbuh kembang. Seimbangkan pula dengan susu untuk kalsium yang penting bagi pembentukan tulang.
Cara Memasak Bayam Yang Benar

3. Menjaga kesehatan jantung
Plak kolesterol pada pembuluh darah arteri akan meningkatkan resiko penyakit jantung. Antioksidan pada bayam mencegah menumpuknya kolesterol dan juga mampu mengontrol tekanan darah yang menjauhkan dari penyakit hipertensi.

4. Mencegah kanker
Manfaat bayam terkandung pada flavonoid ini mampu meredam infeksi pada tubuh yang menyebabkan kanker. Beberapa diantaranya kanker ovarium, kanker paru-paru, dan kanker kolon. Selain itu beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa bayam diyakini dapat mengurangi resiko kanker kulit.

5. Mencegah penuaan dini
Vitamin A dan kandungan anti oksidan yang terdapat dalam bayam sangat membantu untuk mencegah dan mengatasi penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas.

6. Meningkatkan efisiensi otot
Masih ingat kartun Popaye? ia akan tumbuh kuat berotot setelah makan bayam. Tidak salah memang, karena bayam dari berbagai penelitian di dunia di yakini dapat meningkatkan efisiensi otot. Para peneliti dari Karolinska Institute di Swedia menemukan partisipan yang mengonsumsi 300 gram bayam sehari mengurangi jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk daya otot-otot mereka saat latihan sebesar lima persen. Efeknya terlihat hanya setelah tiga hari konsumsi bayam. Sungguh luar biasa.

7. Melancarkan pencernaan
Bayam merupakan sayuran hijau yang sangat tinggi kandungan serat, hal ini sangat berdampak pada kesehatan pencernaan dalam tubuh manusia. Jika anda mengalami masalah BAB atau pencernaan lainnya ada baiknya anda mengkonsumsi bayam sebagai menu harian anda.

8. Baik untuk anemia
Bayam mengandung zat besi yang sangat baik untuk memproduksi sel darah merah yang diperlukan oleh tubuh manusia. Kekurangan darah merah atau yang lebih dikenal anemia, maka ada baiknya anda mulai mengkonsumsi bayam secara rutin agar terbebas dari anemia.

Baca Juga : Resep Steak Tempe Dengan Sausnya

Biasanya bayam dimasak dengan cara direbus dan ditambahkan dengan jagung manis. Selain itu, bayam juga biasanya dibuat menjadi cemilan berupa keripik bayam.

Namun tidak semua bayam bisa dijadikan keripik. Hanya bayam dengan daun yang lebar dan cukup besar yang bisa dibuat menjadi keripik. Selain itu, daun bayam yang kebanyakan memiliki ukuran sedang, daun ini juga sangat tipis dan akan lebih mudah hancur jika direbus terlalu lama. Dan kebanyakan orang Indonesia, biasanya merebus bayam maupun sayuran dalam waktu yang cukup lama hingga sayur benar-benar layu. Padahal dengan cara ini, vitamin dan semua manfaat dari bayam akan hilang.

Nah agar anda tetap mendapatkan beragam manfaat dari bayam dan agar gizinya tidak terbuang sia-sia, seperti yang dilansir oleh royco.co.id, berikut ini Cara Memasak Bayam Yang Benar!

Cara Memasak Bayam Yang Benar

1. Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan bayam yang telah disiangi dan dicuci. Air harus sudah mendidih saat bayam dimasukkan.

2. Bila anda merebus bayam dalam jumlah sedikit (kurang dari 500 gram), rebus bayam selama 1 menit. Waktu 1 menit dihitung sejak bayam dimasukkan ke dalam air mendidih.

3. Bila anda merebus bayam dalam jumlah besar (lebih dari 500 gram), hitung 1 menit setelah air mendidih kembalisetelah bayam dimasukkan.

4. Saat merebus bayam, jangan tutup panci yang digunakan untuk merebus, agar asam yang terkandung dalam bayam terlepas melalui uapnya.

Baca Juga : Cara Membersihkan Kulkas Yang Benar

Sebenarnya cara memasak bayam yang benar adalah dengan merebusnya. Namun sesekali, anda boleh kok mengolahnya menjadi keripik untuk menemani hari santai anda. Oh ya, selain direbus, jika anda ingin mendapatkan manfaat yang sebenarnya dari bayam, anda juga bisa memasak bayam dengan cara dikukus. Terima kasih sudah membaca artikel Cara Memasak Bayam Yang Benar. Semoga bermanfaat!
Read More

Thursday, December 29, 2016

Cara Memasak Brokoli Yang Benar

Cara Memasak Brokoli Yang Benar - Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran tersehat yang dimiliki alam untuk kita. Brokoli mengandung banyak vitamin dan kandungan yang bukan hanya baik untuk tubuh kita, tapi juga mampu melindungi kita dari berbagai penyakit, termasuk penyakit ganas sekalipun seperti kanker.

Namun, sebelum anda memutuskan untuk memasak brokoli, salah satu hal yang sangat dianjurkan adalah dengan memastikan brokoli dan bahan makanan lainnya dalam keadaan bersih, dan segar. Brokoli yang masih segar berbatang kokoh, tidak layu, berwarna hijau dengan kuncup rapat, belum menguning serta belum berkuntum dan berbatang terlalu banyak.

Dan untuk memastikan kebersihan suatu bahan makanan termasuk sayur, kebanyaka orang hanya akan mencuci sayuran dan bahan makanan lainnya dengan menggunakan air. Namun untuk brokoli, mencuci dengan air saja tidak cukup lho! Kenapa demikian? Karena seringkali disela-sela daun dan batang brokoli kita akan menemukan ulat kecil berwarna hijau yang tidak terlalu terlihat. Dan air saja tidak akan cuckup untuk membuat brokoli bebas ulat dan berbagai jneis kotoran lainnya.

Lalu bagaimana sih cara membershkan brokoli yang benar? Seperti yang dilansir oleh lifestyle.okezone.com, berikut ini Cara Membersihkan Brokoli Yang Benar!

Baca Juga : Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau dan Empuk

Cara Membersihkan Brokoli Yang Benar

1, Cuci Dengan Air Mengalir
Langkah utama saat membersihkan segala macam bahan makanan sebaiknya gunakan air mengalir. Hal ini bertujuan agar sisa kotoran yang berhasil terangkat tidak nempel kembali ke bahan makanan tersebut.

2. Gunakan Sikat Lembut
Saat mencuci brokoli, gunakan sikat lembut untuk mengangkat kotoran yang terdapat pada bagian bonggol atau bunga brokoli. Langkah ini sebaiknya dilakukan sembari brokolinya disiram dengan air bersih yang mengalir.Saat mencuci brokoli, gunakan sikat lembut untuk mengangkat kotoran yang terdapat pada bagian bonggol atau bunga brokoli. Langkah ini sebaiknya dilakukan sembari brokolinya disiram dengan air bersih yang mengalir.

3. Keringkan
 Cara Memasak Brokoli Yang Benar Setelah bersih, balikkan brokoli dengan posisi bonggol terbalik dan rendam dengan setengah air. Jika hendak diolah, tepuk-tepuk brokolinya dan lap dengan handuk atau tisu sampai kering. Setelah itu, brokoli sudah siap digunakan.

Selain membersihkan brokoli dengan benar, hal selanjutnya yang harus anda perhatikan adalah cara memasak brokoli. Kebanyakan orang akan memasak brokoli atau sayur-sayuran yang lain hingga benar-benar lalu. Padahal dengan membuat brokoli atau sayuran jadi layu, vitamin dan gizinya akan terbuang.

Untuk mendapatkan manfaat dari beragam sayuran ini, anda harus tahu cara memasak brokoli yang benar. Dan seperti yang dilansir oleh tabloidnova.com, berikut ini Cara Memasak Brokoli Yang Benar!

Baca Juga : Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing Saat Memasak

Cara Memasak Brokoli Yang Benar



1. Microwave
Hamparkan kuntum dan potongan brokoli di atas pinggan tahan panas yang cukup besar. Tutup rapat dengan aluminium foil dan microwave dengan suhu panas hingga matang sekitar 4 menit.

2. Panggang
Panaskan oven hingga suhu 260°C. Hamparkan potongan brokoli di atas loyang atau panci lebar yang besar hingga mampu memuat brokoli cukup dalam satu lapis saja. Tambahkan dengan 1 sendok makan minyak zaitun. Panggang hingga setengah matang, lalu keluarkan dan balik brokoli. Panggang kembali hingga empuk dan kecoklatan sekitar 10 menit.

3. Kukus
Tempatkan potongan brokoli bagian berbatang di dalam keranjang kukusan. Jerang air sedalam 5 cm dari dasar panci kukusan. Tambahkan 1 sendok makan air perasan lemon. Masak di atas api panas lalu masukkan batang brokoli ke dalam kukusan, tutup. Masak hingga matang sekitar 2 menit. Tambahkan brokoli bagian kuntum, masak kembali hingga matang seitar 5 menit.

Baca Juga : Resep Steak Tempe Dengan Sausnya

Nah dengan memasak brokoli dengan cara yang benar, anda tidak akan kehilangan manfaat brokoli. Oh ya, selain cara membersihkan brokoli yang sudah dijelaskan diatas, anda juga bisa menggunakan air garam untuk menyingkirkan ulat yang ada. Caranya tambahkan garam pada air, lalu masukkan potongan brokoli yang sudah dicuci dan diamkan selama beberapa menit. Setelah beberapa menit, anda akan melihat ulat akan keluar dan mengambang di air. Buang airnya, dan brokoli siap dimasak. Terima kasih sudah membaca Cara Memasak Brokoli Yang Benar. Semoga bermanfaat!
Read More

Monday, December 19, 2016

Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk

Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk - Daging merupakan salah satu bahan masakan yang disukai banyak orang, terutama daging merah seperti sapi atau kambing.
Selain enak diolah menjadi berbagai jenis masakan, daging juga merupakan sumber protein hewani yang baik bagi tubuh. Namun, terkadang mengolah daging sapi menjadi masakan yang lezat itu bisa dibilang gampang-gampang susah. Masalahnya bukan terletak pada resep, karena anda bisa menemukan banyak resep untuk membuat daging sapi jadi masakan yang super lezat.

Namun, masalahnya muncul dari tekstur daging sapi itu sendiri. Untuk mendapatkan masakan yang enak, daging sapi haruslah bertekstur empuk. Dan banyak orang mengatakan untuk memasak daging agar empuk, anda harus merebus daging selama berjam-jam. Hal ini tentu akan membuang energi dan waktu anda, Ditambah lagi, jika terlalu lama dimasak mungkin akan membuat daging sapi tidak terasa gurih saat dimakan.

Lalu bagaimana cara memasak daging agar empuk? Jangan khawatir, anda bisa kok mendapatkan tekstur daging yang empuk tanpa harus buang-buang waktu untuk merebus selama berjam-jam. Dan seperti yang dilansir oleh vemale.com, berikut ini Cara Memasak Daging Agar Empuk!

Baca Juga : Cara Menghilangkan Bau Kambing Saat Memasak

Cara Memasak Daging Agar Empuk



1. Pipihkan Daging
Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.
Cara Memasak Daging Sapi Biar Empuk

2. Parutan Buah Nanas
Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas Ladies. Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

3. Gunakan Daun Pepaya
Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Diantara cara diatas, menggunakan daun pepaya adalah salah satu yang paling sering digunakan. Mungkin karena akan lebih mudah menemukan daun pepaya dibandingkan harus memarut buah nanas ya! Tapi selain cara memasak daging agar empuk diatas, berikut ini kami akan memberikan beberapa tips mencegah daging tidak keras/alot!

Baca Juga : Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau dan Empuk

Tips Mencegah Daging Tidak Keras/Alot

1. Simpan Di Suhu Ruang
Untuk memasak daging agar hasilnya tidak alot dan keras, gunakan daging yang tidak beku atau dingin. Daging harus dalam keadaan lunak dan suhunya pas. Daging dingin atau bahkan beku yang langsung dimasak cenderung alot hasilnya.

2. Belah Daging Melebar
Dengan mengikuti serat daging, potong dengan arah melebar. atau dipotong kecil-kecil. Tapi, jangan terlalu tebal karena bisa membuat daging sulit dikunyah. Ketebalan daging juga diperkirakan karena setelah dimasak, biasanya daging akan menyusut dan padat.

3. Rebus Di Air Mendidih
Rebus daging dalam air yang sudah mendidih. Dengan begitu daging akan lebih mudah lunak dan menyerap bumbu. Hasilnya akan lebih lembut dan gurih.

Baca Juga : Aneka Resep Olahan Ayam

Nah bagi anda yang selama ini seringkali 'patah hati' saat memasak daging karena tekstur daging yang alot, kini anda tidak usah khawatir hal itu terjadi lagi. Karena dengan mengikuti cara diatas plus beberapa tips mencegah agar daging tidak alot, maka dapat dipastikan hasil masakan anda jadi lebih enak dan tekstur daging jadi lebih empuk tentunya!
Terima kasih sudah membaca artikel Cara Memasak Daging Agar Empuk. Semoga bermanfaat!
Read More